Posts

Showing posts with the label Friends

Beasiswa LPDP #5 - Persiapan Keberangkatan (PK)

Image
Hai halo! Ini yang ditunggu-tunggu semua awardee setelah memperoleh SK lulus wawancara : Persiapan Keberangkatan a.k.a. PK! Jadi pada dasarnya PK adalah sebuah program pelayanan yang diberikan oleh LPDP kepada para calon awardee -nya sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Untuk program PK ini, para awardee tentu saja tidak perlu mengeluarkan biaya. Tapiiii...ada biaya-biaya yang perlu dikeluarkan, seperti  biaya transportasi ke dan dari daerah asal domisili, kemudian biaya-biaya untuk mengerjakan tugas, juga biaya-biaya untuk mempersiapkan acara penutupan yang meriah. Tapi semua itu tentu saja sepadan dengan apa yang akan didapatkan dari program ini. Program ini terdiri atas 6 hari: 5 hari di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok, dan 1 hari terakhir untuk acara penutupan. Acara penutupan ini biasanya dilakukan di luar Wisma Hijau, terserah angkatannya mau melaksanakan di mana. PK-48 kemarin memilih untuk melaksanakan acara ini di Kementerian Pendidikan dan K...

Beasiswa LPDP #4 - Pra PK

Hai! Seperti yang sudah saya janjikan, saya akan menceritakan semuanya setelah PK selesai.Jadi setelah dinyatakan lolos wawancara, kami diwajibkan mengikuti sebuah acara pelatihan atau karantina yang disebut dengan Program Persiapan Keberangkatan a.k.a. PK. PK ini akan dilakukan selama 6 hari di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok. Namun sebelum berbicara mengenai PK, mari kita berbicara mengenai masa-masa sebelumnya, yaitu PRA-PK. Yak. Pra-PK. Pada saat Pra-PK ini, awardee yang lolos seleksi pada gelombang ketiga tahun 2015 dibagi menjadi beberapa angkatan. Awalnya ada 7 angkatan, yaitu 46 hingga 51 plus 52 yang belum terbentuk. Saya dimasukkan ke dalam angkatan 48 (PK-48). Masing-masing angkatan memiliki tugas yaitu untuk memilih seorang ketua angkatan. Terpilihlah ketua angkatan kami yaitu M. Singgih Zulfikar Ansori. Terbentuk juga semacam susunan pengurus. Syafira Fitri Auliya sebagai wakil ketua 1 dan Meita Aznira sebagai wakil ketua 2. Laksita Rarastria Kharima menjadi sekreta...

Geng Gembrot

Image
HAIIII GEMBROOOOOTT!!!!!!!!!! Ini hari terakhir kebersamaan kita, Mbrot. Sedih sih, sedikit, tapi toh kita tinggal di kota yang sama. Janji ya kita harus ketemu lagi. 35 hari bareng lhoooo masa kita belum pernah sekali pun jalan-jalan atau makan-makan lengkap? :'( Surat ini aku dedikasikan untuk kalian Mbrot. Sekali-kali aku harus tunjukkan sama kalian rasa cintaku pada kalian Kepada Pak Yudhi, yang sudah kami repotkan selama ini. Terima kasih. Terima kasih mau kembali ke tahun 2004 *eh* demi bisa bergaul dan bercengkrama bersama kami. Kepada Septi, yang sering saya pepet ketika tidur. Terima kasih. Terima kasih tidak pernah protes mengenai lasaknya tidurku. Maafin ya Septiii :" Kepada Riyan, yang selalu direpotin sejak di kampus. Terima kasih. Terima kasih sudah menjadi anak Kelautan sejati yang menjaga temannya kapan saja di mana saja. I love you . Kepada Sarah, yang ternyata lebih macho dari aku. Terima kasih. Terima kasih sudah menunjukkan girls power  kepad...

How's Life, My Browniebear?

Aku rindu, Ditha. Masihkah kamu tenang, seperti laut di bulan April? Masihkah kamu senang tengelam dalam komik-komikmu? Masihkah kamu ceria? Lihat. Aku bahkan tidak lagi mengenalmu. Semua tahun yang terhilang memang salahku. Salahku sepenuhnya karena meninggalkanmu saat menemukan duniaku yang baru. Aku bahkan tidak memenuhi janji terakhirku padamu. Aku tahu aku keterlaluan. Tapi kamu tahu kan aku sebenarnya menyayangimu? Oke, itu bahkan tidak mendekati layak dijadikan pembelaan. Aku minta maaf Ditha untuk semua episode hidupmu yang terlewat dariku. Seharusnya aku tahu kamu tidak akan bercerita sebelum aku bertanya. Seharusnya aku mau menyediakan waktu untuk bertanya. Seharusnya aku peduli padamu, bukan hanya minta kepedulianmu dan membuatmu bosan dengan segala ceritaku. Ah sudahlah. Kalau kuteruskan, nanti aku akan melakukan pembelaan lagi. Aku minta maaf. Aku tahu kamu tidak marah, bahkan mungkin mengerutkan kening kalau kamu membaca surat ini. Tapi aku benar-benar menyesal. Aku akan ...

Semarang?

Sudah hampir 10 bulan saya tinggal di Semarang. Sudah cukup lama. Seharusnya sudah cukup untuk membuat saya merasa betah. Ya, saya betah. Sangat betah. Apalagi ini tanah kelahiran saya. Apalagi s\ini tanah tempat keluarga saya berkumpul. Apalagi ini (pernah) merupakan tempat liburan favoritku. Aku mencintai tanah Semarang. Tapi tidak, aku belum ingin menjadi bagian dari tanah Semarang. Aku belum ingin mengalir dalam nadinya, aku belum inigni menyelaraskan denyutku dengan denyutnya, aku belum ingin tenggelam di dalamnya. But, a house is not a home.   And Semarang is not a home, definitely not yet. Waktu pertama kali Bapak saya mengatakan kami akan pindah ke Seamrang, semuanya baik-baik aja. Saya ngga maslaah Bapak saya pensiun dini. Saya ngga masalah kami hanya hidup dari uang pensiun dan hasil warung. Saya ngga masalah kami pindah ke Semarang. Itu semua asyik kok, petualangan hidup. Lalu, saya ngga diterima di UGM. Keceriaan saya goyah. La...

Refrain - Resensi SUPER Subjektif

Image
Waktu SMA aku sekelas sama seorang cewek bernama Riel. Dia ini jago bahasa inggris dan mencintai bahasa inggris, seperti aku. Maka ketika ada ulangan bahasa inggris, kami pun bertaruh. Siapa yang mendapatkan nilai yang lebih tinggi harus memberikan hadiah kepada yang lain. Well, aku menang. Riel anak yang baik dan menyenangkan, dia memenuhi janjinya tanpa merasa terbeban. Katanya, sekalian kenang-kenangan sebelum Aii pindah. Dia tau aku suka sekali membaca. Dan dia pun tau aku suka sekali cover buku Refrain. Tak lama, aku memiliki buku Refrain...dari Riel. Di cover depan buku itu tertempel sebuah amplop biru, amplop sungguhan yang bertuliskan judul buku "Refrain, Saat Cinta Selalu Pulang" dan berisikan sebuah surat pendek : "It's always been you...". Sebuah cover yang menyenangkan untuk orang yang menyukai detil remeh sepertiku. Di cover belakang buku itu tertulis dalam tinta biru : "Tidak ada persahabatan yang sempurna di dunia ini, yang ada hanya orang...

Spontanitas

nanananananananaaa betapa ku sangat merindukan dirimu kebiasaan yang selalu bersama dalam derita bersama kau tahu ku takkan pernah bisa menyatakan bahwa sangat merindukanmu meski terlalu berharap meski terlalu curiga reff. kau pancarkan sejuta bayangan dirimu kau pancarkan jawaban dari matamu jawaban akan dirimu kau tak pernah menyadari betapa ku sangat menginginkanmu hadir dalam setiap langkah langkahku temani hari sepiku ooooohhhhhh reff. kau tahu ku takkan pernah bisa jadikan kau cahaya hidupku di saat ku sangat menginginkanmu ku tahu ku takkan pernah bisa ku menginginkanmu tuk berada di sini ungkapkan sesuatu terdalam dari hatiku Kalimat-kalimat di atas yang bikin temenku...SPONTAN. Dia pegang gitar terus nyanyi-nyanyi aneh dan salah satu bagian dari nyanyi-nyanyinya itu ya 'puisi' di atas. Di beberapa bagian kalimatnya janggal banget, tapi mengabaikan hal-hal itu, tiba-tiba aku merasa puisi itu aku banget -_- Pas baca langsung wewwww kangen t...