Posts

Showing posts with the label College Stuff

Libraries

Image
As a student at TUD , one must study T ill U D ie. ...yeah. And as a normal, lazy, student, I'd rather study in a library (or a designated study room) than in my own home. Why so? Easy. Home offers you comfort...the kind of comfort you don't need when you're studying...like kitchen full of food to be cooked, fridge full of various cold drinks, cupboard full of chocolates, speaker ready to boom loud music, and of course, bed and blanket. On the other hand, designated study rooms provide you with a sense of embarrassment if you don't work by the time you are there (like now). Also, they provide big tables, lighting, strong wi-fi, and conducive ambiance in general. But not all studying space are created equal. Some of the places are better than the others, and I and my friend are all about pursuing the best study place (especially in the upcoming exam weeks!). These are the libraries we've visited so far, and my own rating for each. 1....

Mengenai Haluan yang Berganti

Hai halo! Halo hai! Sudah lumayan lama sepertinya tidak menulis apapun di blog ini. Kali ini saya akan menceritakan sesuatu yang lumayan hits di kalangan awardee LPDP (dan lumayan sering ditanyakan oleh orang-orang di sekitar saya T_T) yaitu mengenai perpindahan tujuan universitas. Disclaimer . This was not a good thing to do.  Idealnya, ketika seseorang mendaftar beasiswa LPDP, ia harus sudah tahu mau ke mana ia melanjutkan studi dan mengapa di sana . Spesifik. Mengapa harus program A di universitas B di negara C, mengapa bukan program D di universitas E di negara F. SUNGGUH SAYA MERASA BERSALAH. Nah, mari kita runut dari awal. Saya sejak dulu bercita-cita sekolah di luar negeri, di Eropa. Tapi sejujurnya saya adalah orang yang (sebelumnya) sangat awam mengenai perguruan tinggi di luar negeri. Kenapa? Karena bisa dibilang, tidak ada seorang pun di sekitar saya yang sekolah di luar negeri, atau bahkan ke luar negeri secara umum, baik di rumah, di sekolah, maupun di univers...

Beasiswa LPDP #5 - Persiapan Keberangkatan (PK)

Image
Hai halo! Ini yang ditunggu-tunggu semua awardee setelah memperoleh SK lulus wawancara : Persiapan Keberangkatan a.k.a. PK! Jadi pada dasarnya PK adalah sebuah program pelayanan yang diberikan oleh LPDP kepada para calon awardee -nya sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Untuk program PK ini, para awardee tentu saja tidak perlu mengeluarkan biaya. Tapiiii...ada biaya-biaya yang perlu dikeluarkan, seperti  biaya transportasi ke dan dari daerah asal domisili, kemudian biaya-biaya untuk mengerjakan tugas, juga biaya-biaya untuk mempersiapkan acara penutupan yang meriah. Tapi semua itu tentu saja sepadan dengan apa yang akan didapatkan dari program ini. Program ini terdiri atas 6 hari: 5 hari di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok, dan 1 hari terakhir untuk acara penutupan. Acara penutupan ini biasanya dilakukan di luar Wisma Hijau, terserah angkatannya mau melaksanakan di mana. PK-48 kemarin memilih untuk melaksanakan acara ini di Kementerian Pendidikan dan K...

Beasiswa LPDP #4 - Pra PK

Hai! Seperti yang sudah saya janjikan, saya akan menceritakan semuanya setelah PK selesai.Jadi setelah dinyatakan lolos wawancara, kami diwajibkan mengikuti sebuah acara pelatihan atau karantina yang disebut dengan Program Persiapan Keberangkatan a.k.a. PK. PK ini akan dilakukan selama 6 hari di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok. Namun sebelum berbicara mengenai PK, mari kita berbicara mengenai masa-masa sebelumnya, yaitu PRA-PK. Yak. Pra-PK. Pada saat Pra-PK ini, awardee yang lolos seleksi pada gelombang ketiga tahun 2015 dibagi menjadi beberapa angkatan. Awalnya ada 7 angkatan, yaitu 46 hingga 51 plus 52 yang belum terbentuk. Saya dimasukkan ke dalam angkatan 48 (PK-48). Masing-masing angkatan memiliki tugas yaitu untuk memilih seorang ketua angkatan. Terpilihlah ketua angkatan kami yaitu M. Singgih Zulfikar Ansori. Terbentuk juga semacam susunan pengurus. Syafira Fitri Auliya sebagai wakil ketua 1 dan Meita Aznira sebagai wakil ketua 2. Laksita Rarastria Kharima menjadi sekreta...

Beasiswa LPDP #3 - Seleksi Substantif

Image
Hai! Ini tulisan terakhir dari serial  beasiswa LPDP. Mungkin nggak terakhir sih, nanti akan ada lagi, tapi berhubung saya belum menjalani, jadi sementara ini terakhir. Nanti begitu saya menjalani tahap selanjutnya, akan saya tulis lagi. Serial ini saya tulis sebagai rasa terima kasih pada mereka yang sudah menulis terlebih dahulu dan menolong saya, juga sebagai dukungan kepada mereka yang mau berjuang untuk memperoleh beasiswa ini. You go, guys!   Kali ini kita sampai di tahap seleksi terpenting dan paling mendebarkan jiwa dan raga : Seleksi Substantif. Tahap seleksi ini biasa disebut tes wawancara, karena memang salah satunya adalah wawancara. Selain wawancara, yang dilakukan adalah verifikasi berkas, on-the-spot-essay-writing dan leaderless-group-discussion. Saya akan menuliskan ringkasan blog walking saya sebelum saya menjalani seleksi substantif ini, kemudian akan saya tuliskan juga pengalaman saya sendiri. Tapi sebelumnya saya minta maaf sebesar-besarnya karena ...

Beasiswa LPDP #2 - Essay

Image
Hai. Ini adalah postingan kedua mengenai beasiswa LPDP. Dalam postingan ini saya akan membahas mengenai ketiga essay yang menjadi syarat dalam seleksi administrasi. Ketiga essay tersebut adalah Rencana Studi , Sukses Terbesar dalam Hidupku , dan Kontribusiku Bagi Indonesia . Yang di poin-poin adalah keterangan resmi yang bersumber dari Buku Panduan Pendaftaran Beasiswa LPDP. Sementara itu, yang di bawahnya adalah keterangan dari saya sendiri berdasarkan apa yang saya lakukan. Rencana Studi 500-700 kata Deskripsikan rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi Deskripsikan topik apa yang akan ditulis dalam tesis  Deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi Essay ini adalah essay yang sungguh-sungguh deskriptif. Saya memulai essay saya dengan latar belakang singkat mengapa saya memilih program studi tujuan saya, dikaitkan dengan latar belakang S1 saya. Di paragraf kedua dan ketiga, saya menjelaskan ...

Beasiswa LPDP #1 - Pengantar dan Pemberkasan

Hai. Ini adalah postingan pertama dari serial mengenai pengalaman saya mendaftar beasiswa LPDP. Di postingan kali ini saya akan menjelaskan mengenai apa itu beasiswa LPDP. Jadi begini ceritanya.... LPDP itu adalah Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, sebuah badan non eselon yang berada di bawah Kementerian Keuangan. Dewan penyantun dari LPDP adalah Menteri Keuangan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta Menteri Agama. Website LPDP dapat diakses di sini . LPDP menyediakan beberapa jenis beasiswa dan juga pendanaan riset. Beasiswa yang ditawarkan oleh LPDP yaitu Beasiswa Magister dan Doktor , Beasiswa Tesis dan Disertasi , Beasiswa Afirmasi , Beasiswa Spesialis Kedokteran , dan Presidential Scholarship . Sementara itu pendanaan riset yang ditawarkan berupa Bantuan Dana RISPRO dan Penghargaan Publikasi Ilmiah . Selanjutnya, di postingan ini dan di postingan dalam serial ini, saya akan membahas mengenai Beasiswa Magister, sesuai dengan pengalaman saya. Informasi lengkap ...

Academic (and) Life

Minggu depan saya wisuda, jadi saat ini status saya kurang jelas. Mahasiswa, sudah bukan. Pengangguran, belum dilepas kampus. Saya termasuk orang yang lulusnya agak terlambat. Saya lulus setelah jadi mahasiswa selama 4 tahun 5 bulan. Tapi saya beruntung saya bisa lulus dengan nilai yang cukup baik. Setelah ngeyel memperpanjang masa studi selama satu semester, akhirnya saya bisa memperoleh predikat cumlaude. Jujur. Saya bangga banget sama diri saya sendiri. Biarpun predikatnya diperoleh dengan waktu yang lebih lama dibanding orang-orang lain yang memperoleh predikat itu. Biarpun nilai saya hanya setipis rambut di atas batas minimal untuk memperoleh predikat itu. Tapi saya bangga. Setidak-tidaknya ada sesuatu yang lebih dibanding hanya lulus. Tapi... Sepertinya yang bangga hanya saya seorang. Kali ini saya mau curhat soal reaksi orang tua saya mengenai kehidupan akademik saya selama ini. Beneran ini curhat banget. Bapak saya, academic minded pada taraf yang cukup bru...

Tips Dapat Nilai Bagus Tanpa (Terlalu) Kerja Keras

Ini saya sedang dalam masa UTS dan besok ada 2 ujian yang sebenarnya cukup sulit. Tapi saya bukannya belajar malah nulis postingan baru. *tepok jidat* Baiklah kita mulai dari latar belakang penulisan. Saya sering kali ditanya oleh temen-temen saya, gimana cara belajarnya supaya nilainya bisa bagu.s? (ini ditanyanya waktu SMA ya bukan waktu kuliah - red.) Saya sering kehabisan kata karena jujur aja saya nggak punya kebiasaan belajar yang cukup bagus untuk bisa disebarkan dan ditiru. I thought it was all about luck . Tapi ketika saya melihat ke belakang , saya rasa ada beberapa hal sederhana yang saya lakukan yang tidak dilakukan oleh teman-teman yang nilainya di bawah saya, tapi dilakukan dengan lebih baik oleh teman-teman yang nilainya di atas saya. Hal-hal kecil ini bisa menolong kita untuk, katakanlah, mendapat nilai bagus secara mudah, almost   effortless for me.